Newsportal.id · Kamis, 17 September 2026
Aktivis Tebo Soroti Dua Mega Proyek Sekolah: Jangan Sampai Modern, Tapi Lupa Melayu
Seorang aktivis asal Tebo menyoroti dua proyek pendidikan besar di kabupaten ini. Proyek pertama adalah Sekolah Rakyat di kompleks perkantoran Bupati Tebo. Proyek kedua adalah Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang akan dibangun di Desa Tegal Arum, Kecamatan Rimbo Bujang. Ia meminta Pemkab Tebo tidak hanya mengejar bangunan yang megah dan modern. Menurutnya, identitas Melayu Jambi, khususnya Melayu Tebo, perlu menjadi bagian dari desain sejak awal.
Ia menilai unsur Melayu bisa diwujudkan melalui bentuk atap, ornamen, ukiran, motif, ruang publik, hingga penataan lanskap sekolah. Ia juga mengkritik sejumlah bangunan di Tebo yang dibiayai APBD tetapi sama sekali tidak menampilkan ciri khas daerah. Saat ini Sekolah Rakyat sudah memasuki tahap pembangunan fisik. Untuk SNT, Pemkab Tebo telah menyediakan lahan sekitar 20 hektare di Tegal Arum. Sambil menunggu gedungnya berdiri, kegiatan belajar SNT untuk sementara berlangsung di bekas Kantor Perkim di kompleks perkantoran Pemkab Tebo, Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah.
Ditulis ulang secara otomatis dari pemberitaan Newsportal.id. Hak cipta berita asli ada pada media yang bersangkutan. Ada yang keliru? Kabari kami.